Sabtu, 05 Juli 2014

Sistematika Menulis Artikel

Langkah-langkah dalam menulis artikel

Prinsip paling dasar dari  melakukan kegiatan menulis adalah menentukan atau memastikan topik atau gagasan apa yang hendak di bahas. Pola penggarapan artikel Soesono (1982:16-17) memaparkan setidaknya beberapa pola yang bisa di gunakan untuk menyajikan artikel tersebut.  Pola ini untuk memecah  topik yang masih berada dalam lingkup pembicaraan yang menjadi subtopik / bagian yang lebih sempit ligkupnya kemudian di analisa.Pola dan pemecahannya : pola ini lebih dahulu mengemukakan masalah yang masih berada dalam lingkup pokok bahasan yang diberi dengan jelas. Kemudian menganalisa pemecahan masalah yang di kemukakan.
Pola kronologi : pola ini menggambarkan topik yang menurut urut-urut dan peristiwa yang terjadi.
Pola pendapat : pola ini bisa di pakai jika penulis yang bersangkutan hendak mengemukakan pendapatnya sendiri tentang  topik yang di kerjakan.
Pola pembandingan paling sering di gunkan untuk menyusun tulisan.

Menulis bagian pendahuluan

Untuk bagian pendahuluan, ada tujuh macam bentuk pendahuluan yang bisa digunakan (Soesono 1982 : 42).  Pendahuluan yang berbentuk ringkasan mengemukakan isi tulisan secara garis besar

Pernyataan yang menonojol

Pendahuluan yang melukiskan suatu fakta, kejadian, atau hal untuk membuat pembaca ingin tahu / ikut membayangkan bersama penilisan apa-apa yang hendak disajikan dalam artikel.

Pertanyaan

Untuk ini di sarankan bagiannya di pecah menjadi beberapa bagian masing-masing di batasi dengan subjudul-subjudul. Menutup artikel
Dalam sebuah artikel bagian yang menentukan adalah penutup. Pemeriksaan isi artikel
Untuk memastikan bahwa tulisan yang kita hasilkan kita baik, kita harus rajin memeriksa tulisan kita. Dapatkah pembaca mulai mengerti ide yang kita tuangkan ? jika tulisan kita cenderung serius, adakah kata-kata yang tidak sepantasnya dikatakan?
bagaimana sikap / tindakan kita terhadap kata-kata dalam kesimpulan yang di buat ?
Jika kita memberikan respon “tidak” untuk tiap pertanyaan, berarti kita perlu mengecek / merevisi ulang artikel dengan mengganti dan menulis bagian yang salah.

Read more: http://www.artikelbagus.com/2011/12/pengertian-artikel.html#ixzz36b0uMXPw